Ad

Patih Herman AB Dorong Respons Cepat dan Penguatan Pencegahan Karhutla

Redaksi
Tambahkan
...
0
Muara Teweh, Nuansanusantara.com  – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menegaskan pentingnya respons cepat terhadap setiap laporan titik api, kepulan asap, maupun indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna mencegah meluasnya bencana yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Patih Herman AB menanggapi pelaksanaan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Penanganan Peningkatan Eskalasi Kebakaran Hutan dan Lahan yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Aula Lantai I Sekretariat Daerah, Rabu (30/9/2026).

Menurut politisi Partai Demokrat itu, keberhasilan penanganan karhutla sangat ditentukan oleh kecepatan respons seluruh pihak terkait ketika menerima informasi awal mengenai potensi kebakaran.

“Setiap informasi mengenai titik api maupun asap harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai menunggu api membesar baru dilakukan penanganan. Respons cepat di lapangan sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas,” ujar Patih Herman AB, Kamis (1/10/2026).

Ia menilai koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat, mulai dari pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan dan desa, hingga perusahaan dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mempercepat deteksi dini sekaligus penanganan karhutla di wilayah rawan.

Patih Herman menegaskan bahwa setiap unsur memiliki peran strategis sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing. Camat, lurah, dan kepala desa dinilai berada di garis terdepan karena memahami kondisi wilayah serta aktivitas masyarakat di daerahnya.

“Koordinasi harus berjalan sampai ke tingkat bawah. Camat, kepala desa, dan lurah memiliki peran penting karena mereka paling mengetahui kondisi wilayah dan aktivitas masyarakat di daerahnya,” katanya.

Selain memperkuat koordinasi, ia juga mendukung peningkatan patroli terpadu dan pemantauan rutin di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran. Langkah tersebut diyakini mampu mempercepat penemuan titik api sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.

Di sisi lain, Patih Herman mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api, asap, atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Partisipasi masyarakat sangat diperlukan. Kalau ada api atau asap, segera laporkan kepada pihak terkait agar bisa dilakukan pengecekan dan penanganan secepatnya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat mengenai dampak karhutla, baik terhadap kelestarian lingkungan maupun kesehatan warga, terutama di tengah meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau.
Patih Herman berharap hasil rapat evaluasi yang telah dilaksanakan dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan sehingga upaya pencegahan dan penanganan karhutla berjalan lebih efektif.

“Penanganan karhutla bukan hanya tugas satu instansi. Ini tanggung jawab bersama. Dengan koordinasi yang kuat, kesiapsiagaan, dan respons cepat, kita bisa bersama-sama menjaga lingkungan serta keselamatan masyarakat Barito Utara,” pungkasnya. (fz)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar