Pembangunan masjid yang dimulai sejak akhir tahun 2019 ini berhasil terwujud berkat dukungan dana CSR dari PT SMM serta sumbangan dari berbagai pihak lainnya, termasuk pemerintah setempat. Berdiri megah di atas lahan wakaf seluas 2.500 meter persegi, Masjid Al Hidayah memiliki luas bangunan 23 x 26 meter dan melibatkan total anggaran lebih dari Rp 4,5 miliar. Meski sempat dihadang kendala banjir yang memperlambat pengerjaan, pembangunan akhirnya dapat dirampungkan dengan sukses.
Acara peresmian turut dimeriahkan oleh tausiah dari Guru Yannor, seorang tokoh agama terkenal dari Kelua, Kalimantan Selatan, dan diakhiri dengan buka puasa bersama masyarakat Desa Bintang Ninggi II dan sekitarnya. Menariknya, PT SMM telah mempersiapkan 1000 paket berbuka puasa bagi para peserta.
Ketua Pengurus Masjid Al Hidayah, Rahmad Jekur, menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang berkontribusi, baik dari segi finansial maupun dukungan lainnya. Senada dengan itu, Ridho Ansyari, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah berupaya keras untuk mewujudkan masjid ini, dengan harapan agar masjid dapat menjadi pusat ibadah yang bermanfaat dan memakmurkan kehidupan beragama masyarakat setempat. (fz)
Komentar0