Berdasarkan data terkini, sejumlah fasilitas umum termasuk sekolah, tempat ibadah, dan gedung pemerintah tidak luput dari rendaman air. Untuk kecamatan Lahei Barat, sebanyak 11 desa terdampak dan melibatkan 2.675 KK atau 7.626 jiwa. Fasilitas kesehatan, tempat ibadah, pendidikan, dan gedung pemerintah juga mengalami kerusakan akibat banjir.
Bencana ini menunjukkan betapa rapuhnya daerah aliran sungai (DAS) Barito terhadap curah hujan yang tinggi, sehingga BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air di lokasi-lokasi yang masih diguyur hujan. Sementara itu, personel dari tim reaksi cepat (TCR) Pusdalops-PB BPBD Barito Utara tengah sibuk melakukan evakuasi bagi warga yang terdampak, guna menjaga keselamatan masyarakat dan meminimalkan kerugian lebih lanjut.
Komentar0