Muara Teweh, Nuansanusantara.com - Pada tanggal 2 Juni 2025 — Mentari pagi belum sepenuhnya meninggi saat halaman Kantor Bupati Barito Utara mulai dipenuhi oleh barisan rapi berpakaian putih-putih. Wajah-wajah muda penuh semangat, namun tak dapat menyembunyikan raut haru. Bagi 40 anggota Paskibraka Barito Utara angkatan 2024, inilah momen pamungkas: tugas terakhir mereka sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.
Di bawah tema nasional “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi saksi dedikasi mereka. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Penjabat Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, S.S., M.PA., memimpin jalannya prosesi yang berlangsung khidmat. Komandan Upacara dipercayakan kepada Iptu Agus Tri Susilo dari Polres Barito Utara, sedangkan AKP Nanang Kiswandi menjalankan peran sebagai Perwira Upacara.
Pengibaran Sang Merah Putih—tugas inti yang telah menjadi bagian dari jiwa setiap anggota Paskibraka—dilakukan dengan sempurna. Di tengah derap langkah yang terukur dan gerakan penuh kehormatan, bendera pusaka kembali berkibar dengan gagah. Naskah Undang-Undang Dasar 1945 dibacakan oleh Kaan Fajar Sidik, S.STP dari Bakesbangpol, dan doa penuh makna dipanjatkan oleh Almubasir, S.Pd.I dari Kementerian Agama.
Bagi mereka, hari itu bukan sekadar seremoni, melainkan penanda transformasi: dari seorang paskibraka menjadi Purna Paskibraka.
"Momentum ini menjadi tonggak perubahan status mereka. Kami bangga atas perjuangan mereka sejak seleksi hingga pelatihan yang tidak mudah," ujar Kamarol Yaqin, Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, mewakili Kepala Bakesbangpol Barito Utara.
Sebagai angkatan kedua yang dibina langsung oleh Bakesbangpol, Paskibraka 2024 tak hanya membawa tugas fisik, tetapi juga misi ideologis—menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Pelatih dari unsur TNI dan Polri yang selama ini membimbing mereka—Serka M. Saiful Riza, Brigadir John Narky, dan Sertu Akbar—tak bisa menyembunyikan rasa bangga. "Tugas mereka di dua momen besar—17 Agustus dan Hari Lahir Pancasila—adalah bukti nyata karakter mereka sebagai generasi muda yang tangguh," ungkap Serka Riza.
Di akhir acara, seluruh anggota Purna Paskibraka 2024 berfoto bersama dengan para pelatih dan pejabat daerah. Satu per satu, mereka menatap ke depan, bukan lagi sebagai petugas upacara, tapi sebagai penjaga nilai—nilai luhur bangsa.
---
Jika Anda menginginkan versi yang lebih visual untuk narasi video, saya bisa bantu menyesuaikan dengan gaya suara narator dan alur gambar. Tinggal beri tahu kebutuhan dan formatnya.
Komentar0