Puruk Cahu, Nuansanusantara.com - Pada tanggal 28 Juni 2025 – Musyawarah Cabang (Muscab) IV Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Murung Raya secara resmi dibuka pada Sabtu, 28 Juni 2025, difokuskan di aula pertemuan RSUD Puruk Cahu dan acara tersebut mengusung:
thema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan yang Berkesinambungan dan Berbasis Bukti.”
Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota IBI dari berbagai wilayah, tenaga kesehatan lintas profesi, serta sejumlah tamu undangan. Pemerintah Kabupaten Murung Raya, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo memberikan arahan bupati
Dalam sambutannya, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para bidan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Bidan dinilai bukan sekadar tenaga medis, tetapi juga sebagai penjaga kehidupan dan pelindung generasi masa depan bangsa.
“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama,” kutipan dari pepatah Afrika ini digunakan sebagai pengingat pentingnya sinergitas dalam membangun sistem kesehatan yang kuat dan berdaya tahan bagi stamina.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya juga menyampaikan harapan besar terhadap Muscab IV ini, agar mampu melahirkan kepemimpinan organisasi yang visioner, menyusun program kerja yang solutif, serta menumbuhkan semangat baru dalam menjadikan IBI sebagai aktor strategis dalam menghadapi tantangan zaman, apresiasi nyata yang ditunjukkan melalui komitmen daerah untuk memperkuat sinergi dalam peningkatan kapasitas SDM, pendidikan kontinu serta pemanfaatan teknologi berbasis digital, dan pengembangan layanan kebidanan yang nyata.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia secara resmi saya nyatakan dibuka," tutup Sarwo Mintarjo.
Disebutkan bahwa, Muscab IV IBI Murung Raya merupakan kegiatan penting dalam memperkuat posisi bidan sebagai agen perubahan dalam transformasi sistem kesehatan nasional, khususnya di level Kabupaten. (fz)
Komentar0