Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan capaian Universal Health Coverage (UHC) Prioritas melalui peningkatan cakupan dan keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Sekretaris Daerah Muhlis menyampaikan bahwa meskipun ada masyarakat yang belum terdaftar, mereka tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan setelah didaftarkan dalam skema PBPU & BP Pemda, dengan iuran ditanggung Pemkab dan pelayanan di kelas 3.
Dalam Forum Komunikasi JKN Periode I Tahun 2025 yang digelar Rabu (18/6), Muhlis meminta Dinas Kesehatan, Disdukcapil, dan Dinas Sosial PMD untuk aktif berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dalam pendataan dan pendaftaran masyarakat belum tercover.
Capaian Terkini: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Achmad Zainuddin, melaporkan bahwa per 1 Juni 2025, cakupan kepesertaan JKN di Barito Utara telah mencapai 98,59% dengan tingkat keaktifan 81,11%, memenuhi syarat UHC Prioritas (min. 98% cakupan dan 80% keaktifan).
Achmad juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Barut dalam mengimplementasikan Inpres No. 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN. Berbagai inisiatif seperti layanan BPJS Keliling, program REHAB, dan PESIAR telah dijalankan untuk meningkatkan keaktifan dan kepesertaan JKN.
Pemkab Barut optimis dapat mempertahankan capaian UHC Prioritas sepanjang tahun 2025 dengan dukungan anggaran yang telah memadai. (fz)
Komentar0