GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

Dukung Regu GEMPUR Pasar, DPRD Barito Utara Minta Pengawasan Pangan Dilakukan Secara Kontinu




Muara Teweh, Nuansanusantara.com  – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Tim GEMPUR (Gerakan Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu) Pasar menggelar inspeksi di Pasar Pendopo Muara Teweh, Selasa (30/9). Kegiatan ini bertujuan memastikan keamanan serta kualitas pangan yang beredar di masyarakat luas.

Tim lintas sektor ini melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Satpol PP. Sejumlah sampel pangan dari pedagang pasar langsung diuji kandungan kimianya di lokasi.

Jenis komoditas yang diawasi meliputi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) seperti beras, sayuran, dan buah-buahan; Pangan Segar Asal Ikan (PSAI) seperti ikan laut dan cumi segar; produk olahan ikan seperti teri medan dan cumi asin; serta Produk Pangan Olahan Siap Saji (POSS) seperti roti manis, bingka hijau, hingga makanan siap saji seperti pentol bakso.

Menanggapi kegiatan tersebut, Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas langkah konkret Pemkab dalam menjamin keamanan pangan.

> “Kami di DPRD sangat mendukung langkah Tim GEMPUR Pasar melakukan inspeksi langsung ke pasar. Ini bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Keamanan pangan harus menjadi prioritas utama,” tegas politisi Partai Demokrat ini.



Ia menambahkan, pengawasan pangan sebaiknya tidak bersifat insidental, melainkan dilakukan secara rutin dan menyeluruh ke seluruh kecamatan.

> “Saya mendorong agar pengawasan pangan dilakukan berkala, tidak hanya di Muara Teweh, tapi juga pasar-pasar di wilayah lain. Jangan sampai masyarakat dirugikan karena mengonsumsi pangan yang mengandung zat berbahaya,” ujarnya.



Anggota Komisi I DPRD ini juga mengimbau pedagang agar tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang.

> “Hal ini demi menjaga kepercayaan konsumen sekaligus mendukung keberlangsungan pasar tradisional yang sehat dan aman bagi semua,” pungkasnya.



Sementara itu, Kabid PSDK Dinas Kesehatan Barito Utara, Yessi Aria Puspita, SKM, M.Kes, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif melindungi masyarakat dari paparan bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil.

Senada, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Erni Herawati, SP, M.IP, menekankan pentingnya pengawasan pangan segar agar terbebas dari residu pestisida, klorin, maupun zat berbahaya lainnya. (fz)




Komentar0

Type above and press Enter to search.