Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Barito Utara kembali menggelar Festival Pencak Silat Seni Bupati Cup II Tahun 2025 di Aula Bappedarida Muara Teweh, Sabtu (27/9/2025). Ajang ini menjadi wadah prestasi sekaligus pelestarian seni bela diri tradisional pencak silat di daerah.
Ketua Panitia, Hari Permadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Bupati Cup pertama tahun 2024. “Alhamdulillah tahun ini kita kembali bisa melaksanakan Bupati Cup II. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, festival ini sejalan dengan program seni budaya IPSI, dari tingkat pusat hingga daerah, untuk mengakomodir para pesilat dari berbagai perguruan, baik nasional maupun tradisional. “Kami berharap kegiatan ini mampu memotivasi masyarakat, pemerintah, dan swasta agar lebih peduli serta ikut bertanggung jawab dalam melestarikan pencak silat,” tambahnya.
Tahun ini, festival diikuti 90 peserta dari berbagai sekolah dan perguruan. Lomba dibagi ke dalam beberapa kategori:
Usia di bawah 17 tahun: solo kreatif putra/putri, berpasangan, dan beregu.
Usia 17–35 tahun: solo kreatif putra/putri, berpasangan, dan beregu.
Tingkat SD dan SMP: tunggal putra dan putri.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 27–28 September 2025, dengan dewan juri yang terdiri dari para ahli berpengalaman, di antaranya Suhu Dreiyano I. Lindan, SP (guru nasional), Suhu Darwin, Nordiansyah, Hari Permadi, Fathurrahman (juri provinsi), serta M. Reza Pahlevi (juri kabupaten).
Hari Permadi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui dana hibah Kesra Setda TA 2025. “Kami berharap dukungan pemerintah daerah semakin meningkat agar kegiatan seperti ini bisa lebih berkembang di masa mendatang,” pungkasnya. (fz)
Komentar0