Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara di bawah kepemimpinan Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan resmi meluncurkan Program 100 Hari Kerja, sebagai langkah awal mewujudkan pemerintahan yang cepat tanggap, berpihak kepada rakyat, serta berorientasi pada pembangunan berkeadilan.
Peluncuran program ini dilakukan dalam apel gabungan di arena Tiara Batara Muara Teweh, Senin (13/10/2025).
“Seratus hari pertama ini menjadi momentum pembuktian bahwa pemerintah hadir dan bekerja nyata. Kami ingin memastikan pembangunan berjalan merata, akses jalan dan jembatan berfungsi baik, pendidikan mendapat perhatian serius, serta kesejahteraan sosial masyarakat meningkat,” tegas Bupati Shalahuddin dalam arahannya di Gedung Balai Antang Muara Teweh.
---
Program Prioritas 100 Hari Kerja
✅ Infrastruktur
Pemkab Barito Utara memprioritaskan percepatan perbaikan ruas jalan dan jembatan di seluruh kecamatan. Selain itu, pemerintah akan menyalurkan satu paket alat berat secara bertahap untuk mendukung pembangunan desa, pertanian, perikanan, serta pembukaan lahan bagi kelompok tani.
✅ Pendidikan
Dibentuk Tim Teknis Pendidikan yang bertugas menyusun regulasi bantuan beasiswa pendidikan untuk pelajar SD hingga perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku.
✅ Perikanan dan Ketahanan Pangan
Program meliputi:
Bantuan bibit ikan, kolam terpal, dan pakan bagi pembudidaya,
Program restocking ikan di perairan umum,
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.
✅ Kesejahteraan Sosial
Pemkab menyalurkan bantuan sosial paket permakanan bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, anak terlantar, gelandangan dan pengemis.
✅ Pertanian
Dinas Pertanian diarahkan mengintegrasikan Program Desa Mandiri dalam RPJMD 2025–2029 guna mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan.
✅ Perdagangan
Pemerintah memastikan harga LPG 3 kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) diberlakukan secara merata di seluruh kecamatan.
✅ Komunikasi dan Informatika
Diskominfosandi ditugaskan mengatasi blank spot sinyal internet di sejumlah desa yang belum terjangkau jaringan dari total 93 desa di Barito Utara.
✅ Kesehatan
Program 100 hari juga mencakup:
Penyediaan rumah singgah keluarga pasien di RSUD Muara Teweh,
Rumah tunggu kelahiran di tiap kecamatan,
Bantuan makanan bagi dua pendamping pasien di RSUD,
Subsidi ambulans rujukan bagi pasien non-BPJS dan pasien umum yang membutuhkan.
---
Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa program 100 hari ini menjadi pondasi menuju Barito Utara yang maju, mandiri, dan sejahtera.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen bekerja cepat, transparan, dan berpihak pada rakyat dalam setiap kebijakan,” katanya. (fz)
-
Komentar0