Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Kepala Staf Korem 102/Panju Panjung, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, menekankan pentingnya peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam memperkuat deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan di wilayah binaan.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada Babinsa jajaran Kodim 1013/Muara Teweh, sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan aparat teritorial di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Jajang menegaskan bahwa Babinsa merupakan ujung tombak TNI Angkatan Darat yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, kehadiran Babinsa di lapangan harus mampu membaca situasi dan kondisi wilayah secara cepat dan tepat.
“Babinsa dituntut peka terhadap dinamika di masyarakat, sehingga setiap potensi permasalahan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi sosial yang efektif sebagai kunci keberhasilan pembinaan teritorial.
Hubungan yang baik dengan masyarakat, kata dia, akan memudahkan Babinsa dalam memperoleh informasi yang akurat.
Selain itu, Babinsa diminta aktif berperan dalam membantu masyarakat, baik dalam aspek keamanan, sosial, maupun mendukung pembangunan di tingkat desa.
Menurutnya, keterlibatan aktif tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui pengarahan ini, diharapkan para Babinsa semakin profesional dan responsif dalam menjalankan tugas, sekaligus mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, serta ditutup dengan sesi foto bersama. (fz)
Komentar0