Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026), dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara dan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurut Agustiar Sabran, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur pemerintah daerah kepada masyarakat Kabupaten Barito Utara yang tengah merayakan hari jadi daerahnya.
“Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk rasa syukur Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat Kabupaten Barito Utara yang sedang merayakan momen penuh kebahagiaan Hari Jadi ke-76,” ujarnya.
Ia menjelaskan, meskipun nilai subsidi yang diberikan tidak terlalu besar, pemerintah berharap manfaat program tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok ekonomi kecil.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan subsidi sebesar 30 persen terhadap sejumlah bahan kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan tersebut. Sasaran program meliputi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk ASN golongan I dan II, PPPK, tenaga kebersihan, hingga para buruh.
“Kami berharap manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat Bumi Iya Mulik Bengkang Turan, terutama kalangan masyarakat ekonomi kecil, termasuk PNS golongan I dan II, PPPK, tenaga kebersihan, serta para buruh, agar dapat membeli bahan pokok dengan harga di bawah harga pasar,” kata Agustiar.
Gubernur menegaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang dilaksanakan secara merata di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah pedalaman sesuai visi pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam kesempatan itu, Agustiar Sabran juga menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak akan mengurangi komitmen pemerintah dalam menjalankan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Efisiensi bukanlah halangan. Kami akan tetap mengutamakan program-program nyata yang menyentuh langsung masyarakat, bukan sekadar program kebijakan di atas kertas,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan berbagai program pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, berkah, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya mengajak kita semua untuk terus bersinergi dan berkolaborasi. Karena itulah kunci utama menyukseskan berbagai program pembangunan demi mewujudkan Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya.
Gerakan Pangan Murah mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Berbagai komoditas kebutuhan pokok yang dijual dengan subsidi 30 persen tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran warga sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah. (fz)
Komentar0