GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

Dekat dengan IKN, Barito Utara Diminta Perkuat Kemandirian Daerah



Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Kabupaten Barito Utara diminta terus memperkuat kemandirian daerah dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam, ekonomi kreatif, dan kearifan lokal. Posisi strategis daerah yang menjadi salah satu pintu gerbang terdekat menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) juga harus dimanfaatkan sebagai peluang percepatan pembangunan.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026)

Menurut Agustiar, berbagai kemajuan yang telah dicapai Barito Utara merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat selama puluhan tahun. Karena itu, momentum hari jadi harus menjadi penguat semangat gotong royong untuk melanjutkan pembangunan daerah.

Ia menilai Barito Utara memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam, pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif yang ditopang kekayaan seni dan budaya Dayak. Potensi tersebut dinilai mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Selain pembangunan infrastruktur, gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan lapangan kerja, serta penguatan konektivitas antarwilayah guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Barito Utara memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu daerah terdekat menuju IKN. Ini harus dimanfaatkan untuk menarik investasi dan mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Agustiar berharap Pemerintah Kabupaten Barito Utara lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi daerah. Menurutnya, tantangan yang ada harus diubah menjadi peluang dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pemerintah daerah bersinergi menyukseskan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) serta mendukung program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis, ketahanan pangan, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih.

Menjelang musim kemarau, gubernur mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemprov Kalteng telah menetapkan status siaga darurat karhutla hingga 31 Oktober 2026 menyusul prediksi musim yang lebih kering akibat fenomena El Nino.

“Waspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi karhutla harus terus diperkuat. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Agustiar mengajak masyarakat menjadikan keluarga sebagai benteng utama dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan terhindar dari narkoba, judi online, serta berbagai perilaku negatif lainnya. (fz)


Komentar0

Type above and press Enter to search.