GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

H. Shalahuddin: Sinergi Kunci Keberhasilan Pembangunan



Muara Teweh, Nuansanusantara.com - Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, koordinasi dan penyamaan persepsi antarpemangku kepentingan harus terus diperkuat.

Hal tersebut disampaikannya saat Dialog Interaktif Bersama Kepala Desa se-Kabupaten Barito Utara di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Utara, Muara Teweh, Senin (29/6).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yakni Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah Yulindra Dedi. Turut hadir Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, dan kepala desa se-Barito Utara.

Shalahuddin mengatakan, forum tersebut menjadi sarana strategis untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program pembangunan. Menurutnya, camat dan kepala desa merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan sehingga keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada pelaksanaan program di tingkat desa.

“Forum ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, menyerap berbagai masukan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa. Keberhasilan berbagai program pembangunan sangat ditentukan oleh kuatnya pelaksanaan di tingkat desa,” ujarnya.

Ia meminta seluruh camat dan kepala desa segera menindaklanjuti arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar program pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Yulindra Dedi, pemerintah provinsi menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pembukaan lahan, khususnya kawasan gambut. Setiap kegiatan pembukaan lahan diwajibkan memiliki izin dari instansi berwenang guna memastikan aktivitas berjalan sesuai ketentuan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu, pemerintah desa diminta segera melakukan pemutakhiran data penerima bantuan, termasuk Program Pasar Murah dan Kartu Huma Betang Sejahtera. Data yang valid dan akurat dinilai menjadi faktor penting agar bantuan pemerintah tersalurkan tepat sasaran.

Dialog interaktif tersebut juga membahas berbagai isu strategis, mulai dari tata kelola pemerintahan desa, pelayanan publik, pengelolaan keuangan desa, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, hingga upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah.

Menutup kegiatan, Shalahuddin mengajak seluruh unsur pemerintahan terus memperkuat kolaborasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Barito Utara. (fz)

Komentar0

Type above and press Enter to search.