Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) antusias mengikuti lomba mewarnai bertajuk Mewarnai Impian, Membangun Masa Depan Barito Utara yang digelar dalam rangkaian Batara Expo 2026 di panggung utama kawasan Eks Bandara Beringin, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang melibatkan orang tua dan guru tersebut merupakan kolaborasi Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, serta Pokja Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara. Selain menjadi ajang pengembangan kreativitas anak, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat pendidikan sejak usia dini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, mengatakan lomba mewarnai tidak sekadar mencari peserta dengan hasil gambar terbaik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengasah kemampuan motorik halus, kreativitas, dan rasa percaya diri anak.
“Anak-anak dapat mengekspresikan imajinasi mereka melalui warna. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter sejak usia dini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan kreatif tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Salah satunya melalui pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari jenjang PAUD.
Menurut Iman Topik, pendidikan usia dini merupakan fondasi penting bagi keberhasilan anak pada jenjang pendidikan berikutnya. Karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas sejak dini.
“Program Wajib Belajar 13 Tahun menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang bermutu sejak usia dini,” katanya.
Ia menambahkan, masa usia dini merupakan periode penting dalam perkembangan intelektual, karakter, serta pertumbuhan fisik dan mental anak. Karena itu, diperlukan berbagai stimulasi positif melalui kegiatan edukatif yang menyenangkan.
Dengan meningkatnya partisipasi anak dalam pendidikan usia dini, diharapkan angka anak tidak sekolah dapat ditekan dan lahir generasi Barito Utara yang cerdas, kreatif, serta memiliki daya saing.
Pada kesempatan tersebut, Iman Topik juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di daerah.
Kepada para peserta, ia berpesan agar menikmati proses berkarya tanpa terbebani hasil akhir.
“Jangan takut salah memberi warna. Gunakan kreativitas dan imajinasi terbaik kalian, lalu nikmati kebahagiaan dalam setiap prosesnya,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap minat anak terhadap pendidikan sejak usia dini semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi emas Barito Utara di masa depan. (fz)
Komentar0