Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Ketua Rombongan Haji Kabupaten Barito Utara Tahun 1447 H/2026 M, H. Parmana Setiawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah haji jamaah asal Barito Utara tahun ini berlangsung lancar, tertib, dan aman.
Laporan tersebut disampaikan Parmana saat acara penyambutan kepulangan jamaah haji di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Minggu (14/6/2026).
Menurut Parmana, sebanyak 110 jamaah haji Barito Utara yang tergabung dalam tiga rombongan dan 12 regu dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan baik, mulai dari kegiatan di Madinah dan Makkah hingga puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Alhamdulillah seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat wal afiat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi kesehatan jamaah selama berada di Tanah Suci secara umum cukup baik. Meski ada beberapa jamaah yang memerlukan perawatan dan pendampingan kesehatan, seluruhnya dapat ditangani oleh petugas kesehatan dan tim pendamping haji.
Saat ini, kata Parmana, masih terdapat satu jamaah yang menjalani perawatan di Arab Saudi. Namun berdasarkan informasi terakhir, kondisi yang bersangkutan terus membaik dan direncanakan kembali ke Indonesia bersama kloter berikutnya.
Selain itu, pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga pengelolaan barang bawaan jamaah dinilai berjalan cukup baik selama penyelenggaraan ibadah haji.
Pada kesempatan tersebut, Parmana menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kementerian Agama, petugas penyelenggara ibadah haji, tenaga kesehatan, pembimbing ibadah, serta keluarga jamaah yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan ibadah haji.
Sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan haji mendatang, Parmana mengusulkan peningkatan koordinasi terkait titik penjemputan bus dan penambahan armada transportasi, khususnya saat puncak pelaksanaan ibadah setelah mabit di Muzdalifah.
Ia juga mendorong penambahan jumlah petugas haji, baik tenaga kesehatan maupun pembimbing ibadah, guna mengurangi kepadatan jamaah dan meminimalkan risiko kelelahan selama pelaksanaan Armuzna.
Selain itu, Parmana berharap proses keberangkatan dan pemulangan jamaah haji Barito Utara ke depan mendapat dukungan lebih optimal dari pemerintah daerah, termasuk kemungkinan pemanfaatan transportasi udara yang dinilai lebih efektif dan nyaman bagi jamaah.
“Semoga seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah serta dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.
Acara penyambutan berlangsung penuh haru dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemkab Barito Utara, Kementerian Agama, tokoh agama, serta keluarga jamaah haji yang menyambut kepulangan para tamu Allah SWT. (fz)
Komentar0