Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT., menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Penegasan tersebut disampaikan usai melantik Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, beserta jajaran pengurus Kwarcab, Dewan Kehormatan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tingkat Cabang, Satuan Tugas Pramuka Peduli, Badan Pengawas Keuangan, dan Dewan Kerja Cabang (DKC) Masa Bakti 2026–2031 di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, pada Senin (8/6/2026).
Dalam sambutannya, Shalahuddin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian demi kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Barito Utara.
“Atas nama Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik.
Amanah ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi tanggung jawab besar dalam membina dan membentuk generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” tandasnya.
Menurut Shalahuddin, pelantikan kepengurusan baru tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam mengembangkan Gerakan Pramuka agar semakin maju, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ia menekankan bahwa pendidikan kepramukaan harus mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental, memiliki kepedulian sosial, berakhlak mulia, serta berjiwa nasionalis.
“Pramuka harus mampu menjadi wadah pembinaan yang melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cinta tanah air, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa,” katanya.
Shalahuddin juga mendorong kepengurusan baru untuk menyusun program kerja yang realistis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembinaan peserta didik di seluruh tingkatan kepramukaan.
Menurutnya, berbagai kegiatan kepramukaan harus mampu menarik minat generasi muda sekaligus memberikan manfaat nyata dalam pengembangan karakter, wawasan kebangsaan, keterampilan hidup, kepedulian terhadap lingkungan, dan kesiapsiagaan menghadapi tantangan masa depan.
“Kepengurusan yang baru harus mampu menghadirkan inovasi-inovasi dalam kegiatan kepramukaan sehingga semakin diminati generasi muda. Pramuka harus menjadi organisasi yang aktif, kreatif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan,” tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan pembinaan di tingkat gugus depan dan kwartir ranting. Menurutnya, keberhasilan Gerakan Pramuka sangat ditentukan oleh kualitas pembinaan yang berlangsung di tingkat akar rumput.
“Kita harus memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas pembina, pelatih, pamong, dan instruktur. Pembina yang berkualitas akan menghasilkan anggota Pramuka yang berkualitas pula,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Shalahuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka masa bakti sebelumnya atas kontribusi dan pengabdian mereka dalam memajukan kepramukaan di Barito Utara.
Ia berharap seluruh pengurus yang baru dilantik dapat bekerja secara solid dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun generasi muda yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Mari kita jadikan Gerakan Pramuka sebagai rumah besar pembinaan generasi muda yang mampu mencetak insan-insan yang berkarakter, berdaya saing, memiliki semangat pengabdian, dan siap menjadi penerus pembangunan Kabupaten Barito Utara yang kita cintai bersama,” pungkasnya. (fz)
Komentar0