GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

Edi Fran Aji Dukung Langkah Disdagrin Kawal Relokasi Pedagang Pasar Pendopo



Muara Teweh, Nuansanusantara.com  – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Edi Fran Aji, menyatakan dukungannya terhadap langkah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara yang melakukan monitoring pembongkaran Blok Pasar Pendopo sekaligus meninjau kesiapan lokasi relokasi bagi para pedagang terdampak.
Dukungan tersebut disampaikan Edi Fran Aji di Muara Teweh, Jumat (10/7/2026), sebagai respons atas kegiatan monitoring yang dilakukan Disdagrin Barito Utara pada Senin (6/7/2026). 

Menurutnya, langkah yang dilakukan pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya penataan kawasan perdagangan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Ia menilai, penataan Pasar Pendopo perlu dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sarana perdagangan daerah. Namun demikian, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan kepentingan para pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian mereka di kawasan tersebut.

"Kami mendukung langkah Disdagrin yang turun langsung memantau proses pembongkaran sekaligus memastikan lokasi relokasi bagi para pedagang. Yang terpenting, para pedagang tetap dapat berjualan dengan nyaman sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu," ujar Edi Fran Aji.

Menurutnya, keberhasilan program penataan pasar tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh proses komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dengan para pedagang. Oleh karena itu, ia berharap dialog dan pendekatan persuasif terus dilakukan agar setiap tahapan penataan dapat berjalan lancar dan kondusif.

Edi Fran Aji menekankan bahwa lokasi relokasi yang disiapkan harus memenuhi berbagai aspek pendukung, mulai dari kemudahan akses bagi masyarakat, ketersediaan fasilitas yang memadai, hingga kondisi lingkungan yang mendukung aktivitas perdagangan.

"Lokasi relokasi harus benar-benar representatif sehingga para pedagang dapat tetap menjalankan usahanya dengan baik dan masyarakat tetap mudah mendapatkan kebutuhan sehari-hari. Ini penting agar roda perekonomian tetap bergerak selama proses penataan berlangsung," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa proses relokasi dan penataan pasar harus dilaksanakan secara bertahap, mengedepankan pendekatan humanis, serta berdasarkan musyawarah bersama seluruh pihak terkait. Dengan cara tersebut, para pedagang akan merasa dilibatkan dan diperhatikan dalam setiap proses yang dilakukan pemerintah daerah.

Selain itu, Edi Fran Aji mengajak para pedagang untuk mendukung program penataan yang dijalankan pemerintah daerah selama pelaksanaannya tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dan memberikan solusi yang baik bagi para pelaku usaha.

Menurutnya, penataan pasar yang berhasil akan memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi pedagang tetapi juga bagi masyarakat luas. Kawasan perdagangan yang tertata dengan baik akan menciptakan kenyamanan berbelanja, meningkatkan keamanan lingkungan pasar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia optimistis sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan para pedagang akan mampu mewujudkan kawasan Pasar Pendopo yang lebih tertib, nyaman, dan modern, sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi yang semakin berkembang di Kabupaten Barito Utara.

"Dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, saya yakin proses penataan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat maupun para pedagang ke depan," pungkasnya. (fz)

Komentar0

Type above and press Enter to search.