Puruk Cahu, Nuansanusantara.com – Masih banyak anak muda yang menganggap politik daerah sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan mereka. Politik sering dipersepsikan hanya berkaitan dengan pemilu, partai politik, atau perebutan jabatan. Padahal, hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi daerah, lahir dari kebijakan politik yang diputuskan oleh pemerintah dan lembaga legislatif daerah.
Wakil Bupati Murung Raya sekaligus Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, Rahmanto Muhidin, menilai bahwa pandangan yang menganggap politik daerah bukan urusan generasi muda merupakan pemahaman yang perlu diluruskan. Menurutnya, masa depan daerah justru akan sangat ditentukan oleh sejauh mana anak muda mau terlibat, peduli, dan berpartisipasi dalam proses pembangunan.
“Keputusan yang dibuat hari ini akan dirasakan dampaknya oleh generasi muda dalam jangka panjang. Karena itu, anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian dari proses pembangunan daerah,” ujar Rahmanto Sabtu (18/7/2026).
Rahmanto menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah daerah memiliki pengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Program pendidikan, bantuan sosial, pembangunan jalan, akses internet, pelayanan kesehatan, hingga dukungan terhadap UMKM dan ekonomi kreatif merupakan hasil dari proses politik yang berlangsung di tingkat daerah.
Karena itu, ketika generasi muda memilih untuk bersikap apatis, sesungguhnya mereka sedang menyerahkan keputusan-keputusan penting yang menyangkut masa depan mereka kepada pihak lain.
Sebaliknya, ketika anak muda aktif menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, dan mengawasi jalannya pemerintahan, maka kebijakan yang lahir akan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Rahmanto, keterlibatan generasi muda tidak selalu harus diwujudkan dengan terjun ke dunia politik praktis. Kepedulian dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti mengikuti perkembangan isu daerah, memahami kebijakan pemerintah, aktif dalam organisasi kemasyarakatan, memanfaatkan media sosial secara bijak, hingga memberikan kritik dan saran yang konstruktif.
Ia menilai generasi muda saat ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki generasi sebelumnya, yakni akses informasi yang luas dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Potensi tersebut dapat menjadi modal besar dalam mengawal pembangunan daerah agar berjalan lebih transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Berbagai kajian juga menunjukkan bahwa generasi muda dipandang sebagai kelompok penting dalam memperkuat kualitas demokrasi dan menjadi penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Rahmanto menegaskan bahwa Kalimantan Tengah saat ini sedang menghadapi berbagai peluang dan tantangan besar. Posisi strategis daerah, pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda.
Ia meyakini bahwa pembangunan yang berhasil bukan hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh hadirnya masyarakat yang kritis, peduli, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap daerahnya. Generasi muda, sebagai kelompok yang akan menikmati hasil pembangunan di masa depan, memiliki peran penting dalam memastikan arah pembangunan berjalan sesuai kepentingan masyarakat luas.
“Anak muda harus berani bermimpi besar untuk daerahnya. Jangan hanya menjadi pengguna hasil pembangunan, tetapi ikut menjadi bagian yang menentukan arah pembangunan itu sendiri,” katanya.
Rahmanto sendiri dikenal aktif mendorong politik yang berorientasi pada pelayanan masyarakat dan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik. Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan pentingnya menghadirkan politik yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program-program pembangunan dan pelayanan publik.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus komunikasi digital, Rahmanto mengajak generasi muda Kalimantan Tengah untuk lebih peduli terhadap isu-isu daerah.
Menurutnya, masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh para pemimpin yang saat ini menjabat, tetapi juga oleh generasi muda yang hari ini memilih untuk peduli, berpartisipasi, dan mengambil peran dalam membangun daerahnya.
“Kalimantan Tengah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing membutuhkan generasi muda yang tidak apatis. Masa depan daerah ada di tangan mereka yang hari ini mau peduli dan terlibat,” pungkasnya. (fz)
Komentar0