Puruk Cahu, Nuansanusantara.com – Bupati Murung Raya Heriyus menghadiri pemberkatan sekaligus peresmian Biara Elioteria Murung Raya di kompleks Christian Center Puruk Cahu, Sabtu (4/7). Kehadiran biara tersebut diharapkan menjadi pusat pelayanan rohani yang mampu memperkuat kehidupan sosial, pendidikan karakter, dan kerukunan umat beragama di daerah tersebut.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Uskup Palangka Raya, para pastor dan suster, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Heriyus menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Biara Elioteria yang menurutnya merupakan buah dari doa, kerja keras, pengorbanan, dan kolaborasi berbagai pihak.
“Biara Elioteria ini berdiri bukan karena kebetulan, melainkan karena iman, doa, dan harapan besar untuk menghadirkan pelayanan yang membawa kasih, damai, dan pengabdian bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Heriyus, keberadaan biara tersebut menjadi bukti bahwa Murung Raya tetap menjaga komitmen sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi, keberagaman, dan kerukunan antarumat beragama. Ia menilai ruang untuk bertumbuh dalam iman dan pelayanan harus terus dibuka demi memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Selain berfungsi sebagai pusat pembinaan rohani, Biara Elioteria juga diharapkan berperan dalam pengembangan pendidikan karakter, pelayanan sosial, dan pembinaan generasi muda. Keberadaannya dinilai dapat menjadi wadah pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.
Heriyus menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus disertai pembangunan mental serta spiritual masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dinilai memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Pemerintah daerah selalu mendukung upaya-upaya yang memperkuat nilai moral, karakter, dan kehidupan beragama masyarakat. Pembangunan akan semakin kuat jika ditopang oleh masyarakat yang memiliki fondasi spiritual yang baik,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Heriyus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, donatur, dan pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Biara Elioteria. Ia berharap biara tersebut dapat menjadi pusat pelayanan yang membawa kedamaian, harapan, dan manfaat bagi masyarakat Murung Raya maupun Kalimantan Tengah.
Bisa juga dibuat lebih khas Jawa Pos dengan tambahan subjudul dan kutipan utama (pull quote) jika akan ditayangkan di koran atau portal berita. (fz)
Komentar0