GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

BPBD Barito Utara Tangani Dua Titik Karhutla, Lahan Terbakar Capai 1,9 Hektare

 

Muara Teweh, Nuansanusantara.com  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara menangani dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, dan di Jalan Lintas Provinsi Muara Teweh–Banjarmasin KM 18, Kecamatan Teweh Baru, pada Senin (3/8/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, mengatakan penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA).

Di Desa Bintang Ninggi II, petugas melakukan pemadaman lanjutan karena masih ditemukan titik api dan kepulan asap. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, MPA Traheyan, Manggala Agni, aparat desa, dan PT Bima menggunakan berbagai peralatan pemadam untuk mengendalikan kebakaran. Namun hingga sore hari, api belum sepenuhnya padam akibat asap tebal, risiko terhadap personel, serta keterbatasan penerangan. Luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 0,97 hektare.

Sementara itu, kebakaran di Jalan Lintas Provinsi Muara Teweh–Banjarmasin KM 18 dilaporkan warga karena berpotensi meluas hingga mendekati kawasan permukiman. Tim BPBD bersama Polsek Teweh Tengah dan masyarakat setempat berhasil memadamkan api sekitar pukul 16.00 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 0,93 hektare.

Secara keseluruhan, total lahan yang terdampak dari dua kejadian tersebut mencapai sekitar 1,9 hektare. Kedua kebakaran merupakan kebakaran permukaan pada lahan mineral dengan vegetasi berupa semak belukar, dedaunan, dan tumpukan pepohonan.

BPBD Barito Utara mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang dinilai rawan memicu terjadinya karhutla. (fz)¹

Komentar0

Type above and press Enter to search.