GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

Pelatihan Guru Ngaji di Barut Tingkatkan Kompetensi Ustadz dan Ustadzah Menuju Generasi Pembelajaran Qur,ani

Muara Teweh, Nuansanusantara.com - Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas tenaga pengajar Al-Qur’an, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) bersama DPD LPPTKA BKPRMI Kabupaten Barut menyelenggarakan pelatihan bagi ustadz dan ustadzah. 

Dalam acara ini dihadiri oleh Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, H Yaser Arapat, yang mewakili Pj Bupati Barut, mewakili unsur FKPD, kepala perangkat daerah, Wakil Ketua DPD LPPTKA BKPRMI Romiadi Bachrul, serta Ketua Panitia Sophan Sufian, para ustad dan ustadzah se Barut dan undangan lainnya.

Sambutan tertulis Pj Bupati Barito Utara yang disampaikan oleh H Yaser Arapat, beliau menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

"Sehingga para ustadz dan ustadzah adalah pahlawan pendidikan Islam yang telah melestarikan nilai-nilai Al-Qur'an dan membangun fondasi akhlak generasi muda sejak usia dini. Melalui pelatihan ini, kami berharap kemampuan dan pemahaman tenaga pengajar semakin meningkat sesuai dengan kurikulum yang dianjurkan pemerintah," tandas Yaser.

Tentu dalam hal ini, beliau juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini memberikan semangat baru bagi para ustadz dan ustadzah dalam mendidik generasi penerus Barut sehingga kelak mereka menjadi anak-anak yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur sebagaimana harapan orang tua

Sementara wakil Ketua DPD LPPTKA BKPRMI Kabupaten Barit, Romiadi Bachrul, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja tahun 2024. “Kegiatan ini adalah yang kedua kalinya kami laksanakan sejak kepengurusan baru dilantik. Program ini bertujuan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan membangun generasi Qurani di Barilutn,” pungkas Romiadi.

Diucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan anggaran yang telah dialokasikan, termasuk untuk peningkatan insentif bagi para ustadz dan ustadzah yang sudah terdata. “Insya Allah, dana insentif ini akan disalurkan pada tahun depan dan telah mendapat persetujuan dari Pj Bupati Barut,” jelasnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Sophan Sufian, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari tenaga pengajar ustadz dan ustadzah dari seluruh wilayah Barut. 

"Maksud dan tujuan utama dari pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran, sehingga kita dapat mewujudkan generasi Qurani yang unggul dan berkarakter di Baruy," jelas Sophan.

Dan acara ini mendapat respons positif dari para peserta yang antusias mengikuti pelatihan. Diharapkan, hasil dari pelatihan ini dapat memperkuat peran ustadz dan ustadzah dalam membangun generasi penerus yang Islami dan berkualitas di Kabupaten Barut.(fz)


Komentar0

Type above and press Enter to search.