Tim pencarian yang tidak kenal lelah dan melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ops SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya, yang bekerja sama erat dengan penduduk lokal dan aparat kepolisian setempt
Dalam pencarian, tim bahu-membahu dalam upaya penelusuran sepanjang sungai, berharap dan berdoa agar dapat menemukan Alga, meskipun kenyataan pahit harus diterima ketika balita itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Murung Raya, Fitrianul Fahriman, menyebutkan selama lima hari pencarian oleh seluruh tim dan upaya mereka tidak sia - sia dan membuahkan hasil, penuh rasa suka cita, “ karena pencarian dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan. Kami turut berduka cita yang mendalam atas kejadian ini, saat ditemukan, korban telah meregang nyawa.”
Setelah proses penemuan, tubuh Alga dievakuasi dengan cepat ke rumah duka. Dengan penuh rasa hormat, seluruh proses pengurusan jenazah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, sebelum balita malang ini akhirnya dimakamkan sesuai dengan kehendak keluarganya.
“Atas nama tim pencarian dan pemerintah daerah, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan menghadapi musibah ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat serta pihak kepolisian yang turut berperan dalam proses pencarian,” lanjut Fitrianul Fahriman, menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi situasi yang memilukan ini.
Dengan berakhirnya pencarian ini, operasi SAR resmi dinyatakan selesai. Namun, tragedi yang menimpa Alga meninggalkan pembelajaran berharga bagi masyarakat. Kesadaran akan pentingnya menjaga keselamatan anak-anak di sekitar perairan semakin ditingkatkan, sebagai upaya preventif untuk mencegah tragedi serupa terjadi di masa mendatang. (fz)
Komentar0