Dalam acara tersebut mengusung tema "Golgota Saksi Cinta Mu" dan juga mengangkat tema tentang syukur atas 30 tahun pelayanan Gembala GPdI Smirna Konut, Pdt. Djoice Tampi bersama istrinya, Etny Tampi, di Kabupaten Murung Raya. Perayaan yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan ini dihadiri puluhan jemaat dan tamu undangan. Dalam sambutannya, Bupati Mura memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras pelayanan yang dilakukan oleh Gembala GPdI Smirna Konut dan istrinya dalam membangun iman serta kerukunan di kalangan masyarakat Murung Raya.
Beliau mencatat bahwa perjuangan yang telah berlangsung selama 30 tahun tersebut merupakan pencapaian luar biasa, berkat kerja keras para hamba Tuhan yang membuat Jemaat GPdI semakin maju. Bupati Mura menekankan bahwa toleransi antar umat beragama telah menjadi komitmen utama sejak awal pembentukan Kabupaten Murung Raya. Pemerintah Daerah Murung Raya berkomitmen untuk secara konsisten memfasilitasi aspirasi dan usulan dari seluruh pengurus agama dalam penyediaan tempat ibadah sehingga semangat melayani Tuhan dapat terus dikembangkan secara kontinu.
Tentu psda kesempatan tersebut, Bupati Heriyus juga mendapat kehormatan untuk menjadi orang pertama yang meletakkan batu pertama untuk pembangunan gedung gereja di lahan seluas 25 x 60 meter sebagai bagian dari rencana pembangunan GPdI Smirna Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya. (fz)
Komentar0