Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Barito Utara melaksanakan patroli wilayah pada Sabtu malam (26/4/2025) untuk memantau kondisi sejumlah titik yang terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Muara Teweh.
Dari hasil pantauan di lapangan, beberapa ruas jalan tergenang air dengan ketinggian bervariasi. Di Jalan Pendreh, tepatnya di depan Gereja Imanuel, ketinggian air mencapai sekitar 40–50 cm, menggenangi badan jalan sepanjang kurang lebih 200 meter. Meski masih bisa dilalui kendaraan bermotor, petugas mengimbau pengguna jalan untuk ekstra berhati-hati. Satu rumah warga di lokasi tersebut turut terdampak, namun pemilik rumah telah mengamankan perabotan ke tempat yang lebih tinggi.
Sementara itu, genangan air di Jalan Lingkar Kota, dekat Perusda, tercatat mencapai ketinggian 50–70 cm sepanjang sekitar 150 meter, membuat ruas jalan ini tidak dapat dilalui kendaraan bermotor. Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Taman Remaja, dengan ketinggian air sekitar 40–60 cm sepanjang 100 meter.
Petugas TRC-Pusdalops terus berpatroli dan memberikan informasi kepada pengguna jalan mengenai kondisi terkini serta mengarahkan mereka ke jalur alternatif yang lebih aman.
Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid Darlog), Rizali Hadi, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan patroli rutin selama kondisi cuaca masih berpotensi menimbulkan genangan.
"Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara. Jangan memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang, utamakan keselamatan," ujar Rizali Hadi.
Sebagai upaya antisipasi, BPBD Barito Utara juga membuka layanan aduan dan informasi 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi terkait kondisi cuaca dan kebencanaan. (fz)
Komentar0