Rapat dipimpin Wakil Ketua II DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, dihadiri Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Gazali, Direktur RSUD Tiur Maida, jajaran rumah sakit, serta anggota DPRD.
Dalam rapat, DPRD menyampaikan sejumlah persoalan, di antaranya keterbatasan obat BPJS, pungutan parkir bagi keluarga pasien, fasilitas ruang bersalin yang minim, hingga keluhan kurangnya dokter spesialis. Sorotan juga diberikan pada kasus salah diagnosis dan permintaan fasilitas pemeriksaan MCU bagi tenaga pendidik.
Direktur RSUD menyatakan siap menerima masukan untuk perbaikan layanan. Sementara itu, DPRD menyepakati dua poin kesimpulan:
1. Penambahan alat kesehatan, obat-obatan, bahan habis pakai, dan kebutuhan operasional RSUD akan dibahas bersama tim anggaran Pemkab.
2. DPRD dan Pemkab akan melakukan kunjungan langsung ke RSUD Muara Teweh dalam waktu dekat. (fz)
Komentar0