Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Festival Pencak Silat Seni Bupati Cup II Tahun 2025 yang digelar di Aula Bappedarida Muara Teweh mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif.
Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan festival ini yang dinilai sebagai langkah penting dalam melestarikan warisan budaya bangsa.
Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara ini menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari identitas budaya nasional yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
> “Kami di DPRD sangat mendukung kegiatan seperti Festival Pencak Silat Seni ini. Selain sebagai ajang pembinaan dan prestasi generasi muda, kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal yang sudah mulai dilupakan,” ujar Ardianto di Muara Teweh, Minggu (28/9/2025).
Politisi Partai Demokrat tersebut juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam memberikan fasilitasi nyata, baik melalui kebijakan maupun dukungan anggaran.
> “Kami mengapresiasi Pemkab Barito Utara yang konsisten memberikan dana hibah untuk kegiatan pencak silat melalui IPSI. Ini bukti komitmen nyata dalam pembinaan olahraga tradisional,” lanjutnya.
Lebih jauh, Anto—sapaan akrabnya—berharap agar festival ini tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi bisa dikembangkan menjadi agenda budaya tetap yang melibatkan sekolah-sekolah serta komunitas pencak silat di seluruh kecamatan.
> “Festival ini sangat potensial dikembangkan menjadi bagian dari kalender budaya daerah. Ke depan, keterlibatan pelajar, perguruan silat, dan masyarakat umum perlu diperluas agar semangat pelestarian ini semakin merata,” tegas mantan Kepala Desa Bintang Ninggi II itu.
Sebelumnya, acara dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Barito Utara, H. Yaser Arapat, yang membacakan sambutan Pj Bupati Barito Utara, Indra Gunawan. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.
Dengan dukungan penuh dari eksekutif dan legislatif, Festival Pencak Silat Seni Bupati Cup II diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam menjaga eksistensi pencak silat di Barito Utara maupun Kalimantan Tengah secara umum. (fz)
Komentar0