Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Sebanyak 15 anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Selasa (21/10/2025).
Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD HSU, Mawardi, dan didampingi Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD HSU, Junaidi.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan kaji banding terkait strategi pengelolaan keuangan daerah di tengah pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. DPRD HSU memilih Barito Utara karena dinilai mampu menerapkan pengelolaan fiskal yang adaptif menghadapi tantangan keuangan daerah.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Sekretariat DPRD Barito Utara, Mawardi menyampaikan bahwa penurunan dana transfer pusat berdampak besar terhadap jalannya pembangunan di daerah.
“Kebijakan ini berdampak besar terhadap rencana pembangunan yang sudah disusun sejak awal. Dengan berkurangnya dana transfer, daerah harus merasionalisasi anggaran dan mengatur ulang prioritas program,” ujar Mawardi.
Ia menambahkan, Kabupaten HSU mengalami penurunan dana transfer yang cukup signifikan.
“Kalau di HSU, sebelumnya dana transfer kami mencapai sekitar Rp1,160 triliun, tetapi tahun ini hanya sekitar Rp877 miliar. Ini membuat kami harus melakukan pengetatan dan lebih selektif dalam menentukan program prioritas,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD HSU, Junaidi, menuturkan bahwa Barito Utara dipilih sebagai tempat studi banding karena keberhasilannya menetapkan skala prioritas pembangunan meski terjadi pemangkasan dana pusat.
“Kami mendapatkan informasi bahwa di Barito Utara juga terjadi pengurangan dana transfer sekitar 18 persen. Karena itu, kami ingin mengetahui bagaimana DPRD dan pemerintah daerah di sini menyikapi situasi tersebut,” ungkap Junaidi.
Ia menambahkan, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk bertukar informasi dan pengalaman legislatif, khususnya dalam penyusunan kebijakan anggaran, pengawasan keuangan, serta sinkronisasi program pembangunan dengan visi-misi kepala daerah.
Menanggapi kunjungan tersebut, Plt Sekretaris DPRD Barito Utara, Sudiono, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kehadiran rombongan dari DPRD HSU.
“Kami sangat terbuka untuk berbagi informasi dan pengalaman. Apa yang kami lakukan di Barito Utara adalah upaya bersama antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menyikapi keterbatasan fiskal. Sinergi itu penting, agar program yang direncanakan tetap menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sudiono menambahkan bahwa dalam kondisi fiskal yang menantang, DPRD Barito Utara terus mendorong efisiensi belanja dan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran agar lebih tepat sasaran.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut ditutup dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama, sebagai simbol penguatan sinergi dan kerja sama antar lembaga legislatif daerah.
DPRD HSU berharap hasil dari kunjungan ini dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan anggaran di daerahnya, sekaligus bentuk adaptasi terhadap tantangan pengurangan dana pusat.
“Kami ingin terus belajar dan beradaptasi. Karena pada dasarnya, kebijakan fiskal daerah harus disusun dengan memperhatikan kondisi keuangan yang realistis dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkas Mawardi. (fz)
Komentar0