GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

Jalan Poros Lemo–Bukit Bambu Kini Fungsional Karena Adanya Gotong Royong Warga



Muara Teweh, Niansanusantara.com  – Akses sepanjang 3,5 kilometer di jalan lintas Lemo–Bukit Bambu yang sebelumnya rawan kecelakaan akibat banyaknya lubang di badan jalan, kini telah mengalami perbaikan berkat semangat gotong royong warga Desa Lemo.

Meski perbaikan dilakukan dengan peralatan sederhana, kondisi jalan kini jauh lebih nyaman dan aman untuk dilalui. Sejumlah titik yang sebelumnya sering menjadi lokasi kecelakaan kini telah ditambal secara swadaya oleh masyarakat.

Selain memperbaiki jalan, warga juga membersihkan semak dan pepohonan di tepi jalan yang selama ini menghalangi pandangan pengendara. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, terutama para pengguna jalan yang turut memberikan dukungan moral dan material.

Meski tak dapat disebutkan satu per satu, partisipasi warga dan pengguna jalan menjadi kunci sukses perbaikan jalan serta fasilitas umum lainnya di wilayah tersebut. Tak hanya memperbaiki jalan, tim gotong royong Desa Lemo juga berkontribusi di sektor sosial kemasyarakatan, di antaranya:

Pembelian bola lampu untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) Al-Mutmainah di Desa Lemo.

Rencana bantuan serupa untuk TPU Ungan Jaya.Perbaikan dan pelebaran jembatan darurat di Sungai Pararawen, sehingga kini dapat dilalui ambulans dan mobil pemadam kebakaran.


Menanggapi kegiatan tersebut, tokoh masyarakat Desa Lemo, Badrian Anani, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga dan pengguna jalan yang telah bahu-membahu dalam memperbaiki infrastruktur desa.

“Alhamdulillah, jalan lintas Lemo–Bukit Bambu sekarang sudah bisa dilalui dengan nyaman. Ini semua berkat kerja sama dan dukungan semua pihak, terutama para pengguna jalan yang peduli. Terima kasih atas kontribusinya, meskipun tidak bisa kami sebut satu per satu,” ujar Badrian melalui laman Facebook-nya, Selasa (21/10/2025).

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan desa, mulai dari perbaikan jalan hingga pemeliharaan fasilitas umum.

“Kami sangat bersyukur atas semangat tim yang bekerja ikhlas, tanpa pamrih, tanpa membawa-bawa politik dan popularitas. Ini contoh nyata dukungan terhadap program pemerintah di tingkat bawah,” tambahnya.

Badrian berharap semangat gotong royong ini terus dijaga dan menjadi budaya masyarakat dalam menjaga infrastruktur desa sebagai kebutuhan bersama.

“Semoga semua tim selalu diberi kesehatan dan kekuatan. Gotong royong adalah kunci kemajuan desa. Dengan kekompakan, kita bisa wujudkan pembangunan dari bawah,” pungkasnya. (fz)




Komentar0

Type above and press Enter to search.