Muara Teweh, Nuansanusantara.com Kepala BKKBN Kalteng, Dr. Sunarto, S.K.M., M.Adm. Kp, menekankan pentingnya integrasi lima pilar sasaran pembangunan berwawasan kependudukan ke dalam sistem perencanaan daerah, khususnya dalam dokumen eXecutive Tool Perangkat Daerah (XTPD). Penegasan ini disampaikan pada kegiatan Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Barito Utara Tahun 2025–2030.
Berikut poin-poin penting dari arahan Kepala BKKBN Kalteng:
Integrasi Indikator Kependudukan: Indikator kemajuan pembangunan kependudukan harus terintegrasi ke dalam sistem perencanaan daerah agar kebijakan kependudukan menjadi bagian utama dalam pembangunan daerah.
30 Indikator Kependudukan: Terdapat 30 indikator kependudukan yang dapat diakses melalui sistem XTPD, dan Kementerian Dalam Negeri telah menyiapkan proksi untuk indikator yang belum sepenuhnya bisa dimasukkan.
Sasaran Program: Program pembangunan kependudukan akan menyentuh lebih dari 4.000 sasaran masyarakat secara langsung.
- Kesinambungan Program: Menjaga kesinambungan program dengan tidak tergesa-gesa mengganti pejabat struktural saat terjadi perubahan kepemimpinan daerah.
Kunci Kesuksesan: Bekerja dengan semangat dan suasana hati yang positif, karena kebahagiaan membawa kesuksesan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara, perwakilan LPPKM Universitas Palangka Raya, serta kepala perangkat daerah dan stakeholder terkait. Diharapkan peta jalan pembangunan kependudukan Barito Utara 2025–2030 dapat menjadi acuan utama dalam perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan. (fz)
Komentar0