Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Arus balik Lebaran 2026 di Bandara Haji Muhammad Sidik, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mulai menunjukkan penurunan pada H+5.
Kepala bandara setempat, Muhammad Amrillah, mengatakan jumlah penumpang pada Kamis (26/3) lebih rendah dibandingkan puncak arus balik sehari sebelumnya.
“Terjadi penurunan dibanding H+4 yang menjadi puncak arus balik,” ujarnya.
Data bandara mencatat, penumpang yang tiba dari Banjarmasin sebanyak 57 orang, sementara 41 orang berangkat menuju Bandara Syamsudin Noor. Seluruh penerbangan dilayani maskapai Wings Air dengan frekuensi satu kali per hari.
Pada H+4, jumlah penumpang lebih tinggi, yakni 68 orang datang dan 71 orang berangkat, termasuk penerbangan carter.
Penurunan arus balik, menurut Amrillah, seiring mulai normalnya aktivitas masyarakat pascalibur Lebaran.
Bandara ini melayani penerbangan reguler Muara Teweh–Banjarmasin menggunakan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 72 penumpang, serta menjadi penghubung ke sejumlah kota besar seperti Jakarta dan Surabaya melalui Bandara Syamsudin Noor.
Selain itu, rute ke Palangka Raya juga tersedia melalui penerbangan perintis Susi Air dan penerbangan komersial Wings Air beberapa kali dalam sepekan.
Dengan tren penurunan ini, arus balik di Bandara Haji Muhammad Sidik berangsur kembali normal setelah mencapai puncak pada H+4 Lebaran. (fz)
Komentar0