Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Seorang balita perempuan bernama Sri Jimah (2) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di sungai di Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Selasa (17/3/2026).
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.30 WIB saat ayah korban, Perdi Renaldi, terbangun dari istirahat dan mendapati anaknya sudah tidak berada di dalam rumah lanting tempat mereka tinggal.
Saat itu, Perdi juga menemukan pintu rumah dalam kondisi terbuka. Menyadari anaknya tidak berada di dalam rumah, orang tua korban langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga setempat.
Korban diketahui bernama Sri Jimah, lahir di Barito Utara pada 11 Agustus 2024, anak dari pasangan Naca Perinoka dan Perdi Renaldi. Korban diduga terjatuh ke sungai yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Setelah menerima informasi tersebut, warga bersama tim gabungan langsung melakukan upaya pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian. Tim juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung guna mempercepat proses pencarian di perairan setempat.
Selain itu, pihak terkait telah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi, termasuk Basarnas Palangka Raya. Satu tim rescuer Basarnas dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju Muara Teweh untuk membantu operasi pencarian.
Kepala BPBD Barito Utara melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid Darlog), Rizali Hadi, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim untuk membantu proses pencarian korban.
“Sejak menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan membentuk tim gabungan untuk melakukan pencarian. Peralatan pendukung juga sudah disiapkan, dan kami terus berupaya maksimal bersama masyarakat serta Basarnas yang sedang menuju lokasi,” ujar Rizali Hadi.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian masih terus berlangsung. (fz)
Komentar0