Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) memastikan kualitas bantuan pangan dalam kondisi aman dan layak konsumsi setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
Pemeriksaan terhadap bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 tersebut dilaksanakan di Gudang Bulog Muara Teweh, Selasa (31/3/2026).
Proses pengecekan meliputi pemeriksaan fisik beras hingga pengambilan sampel untuk diuji secara langsung, termasuk uji cepat terhadap kandungan zat berbahaya seperti klorin.
Hasilnya, seluruh sampel beras yang diuji menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan klorin. Dengan demikian, bantuan pangan dipastikan aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Kepala DKPP Barito Utara, H. Siswandoyo, menegaskan bahwa bantuan tersebut siap disalurkan setelah melalui tahapan pengujian kualitas.
“Beras bantuan dalam kondisi baik dan aman. Hasil uji sampel juga negatif, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan pangan akan menjangkau sembilan kecamatan dengan total 10.294 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat.
Adapun total bantuan yang akan disalurkan meliputi 205.880 kilogram beras dan 41.176 liter minyak goreng. Distribusi ditargetkan mulai berjalan pada April 2026.
Pihaknya juga menegaskan komitmen untuk memastikan penyaluran dilakukan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas pangan daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” pungkasnya. (fz)
Komentar0