Puruk Cahu, Nuansanusantara.com - Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin bersama Istrinya Dina Maulidah, wakil Ketua 1 DPRD Murung Raya dan keluarga pulang kampung Desa Maruwei II, Kecamatan Laung Tuhup.
Kedatangannya kali ini bukan dalam kapasitas sebagai pejabat, melainkan sebagai putra daerah yang merindukan kampung halaman. Perjalanan menuju desa terasa lebih hangat, sarat nuansa kekeluargaan.
Setibanya di desa, Rahmanto disambut sederhana namun penuh makna. Senyum keluarga, jabat tangan warga, dan sapaan akrab tanpa sekat menjadi sambutan awal. Tidak tampak protokol resmi yang kaku, hanya kehangatan sebagai bagian dari komunitas yang sama.
“Dari beranda rumah hingga warung kecil di pinggir jalan desa, obrolan mengalir alami. Ada yang berbagi cerita tentang harga kebutuhan pokok, kondisi jalan, hingga kabar sehari-hari,” ujar Rahmanto saat di hubungi awak media, Senin (23/3).
Ia menegaskan, dalam momen tersebut dirinya hadir bukan sekadar sebagai pejabat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang peduli
“Jabatan yang saya emban hanyalah titipan, tetapi hubungan dengan masyarakat adalah ikatan yang kekal dan abadi,” ungkapnya.
Masa pulang kampung halaman ini tidak hanya untuk melepas rindu, tetapi juga menjadi kesempatan menyerap aspirasi warga secara langsung. Ia menilai, suara masyarakat di kampung halaman seringkali lebih jujur dan apa adanya, tanpa formalitas pendukung.
“Saya saat walau jadi memimpin bukan berarti menjauh dari rakyat, melainkan hadir dan duduk bersama warga. Pemimpin yang membumi tidak akan kehilangan arah dalam mengambil kebijakan yang bermanfaat bagi rakyat,” tandasnya.
Rahmanto menambahkan, setiap kebijakan yang baik harus berakar dari kebutuhan dan suara rakyat. Kunjungan ini menjadi pengingat akan hal tersebut.
“Sejauh apa pun kita melangkah, tempat kembali adalah rumah. Rakyat adalah alasan utama mengapa kita harus terus kembali,” tutupnya. (fz)
Komentar0