GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

Lopo Betang Perdie M. Yoseph Dukung Tugas TNI di Murung Raya, Tak Hanya Jadi Ikon Wisata Budaya



Puruk Cahu, Nuansanusantara.com – Keberadaan Lopo Betang Perdie M. Yoseph di Kabupaten Murung Raya tidak hanya menjadi simbol budaya masyarakat Dayak dan ikon wisata daerah. 

Bangunan khas yang berada di kawasan Puruk Cahu tersebut kini juga dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan tugas prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di wilayah setempat.

Saat ini, Lopo Betang dimanfaatkan sementara sebagai tempat penampungan prajurit TNI yang bertugas di Murung Raya sambil menunggu pembangunan fasilitas militer permanen selesai. Pemanfaatan ini dinilai sangat membantu dalam mendukung kesiapan personel TNI dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial serta berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, (8/3/2026)

Selain sebagai tempat tinggal sementara bagi prajurit, Lopo Betang juga dimanfaatkan sebagai pusat koordinasi kegiatan TNI di wilayah sekitar. Dengan fasilitas yang cukup luas dan representatif, prajurit dapat melaksanakan kegiatan internal, perencanaan program, serta berbagai aktivitas pembinaan wilayah dengan lebih efektif.

Keberadaan prajurit di kawasan tersebut juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Interaksi antara prajurit TNI dan warga diharapkan dapat mempererat hubungan kemasyarakatan, memperkuat semangat gotong royong, serta meningkatkan rasa aman dan nyaman di lingkungan sekitar.

Pangdam Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, saat melakukan peninjauan di lokasi menyampaikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah daerah yang telah menyediakan fasilitas sementara bagi prajurit TNI.

“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam membantu penyediaan fasilitas bagi prajurit TNI. Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas serta memperkuat pembangunan wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung pemanfaatan fasilitas daerah selama tetap menjaga fungsi utama Lopo Betang sebagai pusat budaya dan ikon daerah.

“Lopo Betang Perdie M. Yoseph pada dasarnya dibangun sebagai simbol budaya masyarakat Murung Raya sekaligus ikon wisata daerah. Namun apabila sementara dimanfaatkan untuk mendukung tugas TNI demi kepentingan negara dan masyarakat, tentu pemerintah daerah sangat mendukung,” kata Heriyus.

Ia juga berharap keberadaan prajurit TNI di Murung Raya dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, baik dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung program pembangunan daerah, maupun membantu kegiatan sosial di wilayah pedalaman.

Dengan berbagai manfaat tersebut, Lopo Betang Perdie M. Yoseph diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan daerah sebagai pusat budaya dan destinasi wisata, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung tugas negara serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat di Kabupaten Murung Raya. (fz)


Komentar0

Type above and press Enter to search.