Kegiatan yang mengusung tema “Mendorong Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal yang Disertai Pemerataan Infrastruktur dan Layanan Publik” tersebut bertujuan untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten, sekaligus menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan tahun 2026.
Dalam sambutannya, Hermon menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum penting untuk melakukan sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan dengan prioritas daerah. Ia menyebutkan sejumlah fokus pembangunan yang akan diusulkan, di antaranya pembangunan infrastruktur, hilirisasi produk unggulan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan yang selaras dengan kebutuhan pasar tenaga kerja, serta pengembangan ekonomi daerah melalui promosi dan penguatan kerja sama investasi.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengembangan konektivitas antarwilayah, penerapan inovasi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien, serta penguatan kualitas lingkungan hidup dan upaya penanggulangan bencana.
“Musrenbang ini memiliki makna strategis untuk menggali dan memperkuat substansi prioritas pembangunan berbasis perdesaan, sesuai dengan visi pembangunan jangka panjang Murung Raya 2025–2045, yaitu Murung Raya Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Hermon menambahkan, penetapan skala prioritas pembangunan tidak berarti mengesampingkan sektor lain yang juga penting. Penyusunan prioritas dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan memastikan pembangunan berjalan secara berkelanjutan dan merata.
Ia pun berharap adanya partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun dan menetapkan program prioritas, sehingga hasil Musrenbang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong percepatan pembangunan di Kecamatan Tanah Siang serta Kabupaten Murung Raya secara keseluruhan.
Komentar0