khususnya dalam upaya menekan angka pengangguran.Anggota DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji, menegaskan bahwa data yang akurat dan mutakhir menjadi kunci dalam merancang program penyerapan tenaga kerja serta memetakan kebutuhan pasar kerja di daerah.“Tanpa data yang valid, kebijakan yang diambil berisiko tidak tepat sasaran dan kurang efektif dalam mengurangi pengangguran,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ia mengapresiasi langkah Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara dalam melakukan pembenahan data ketenagakerjaan, termasuk mendorong pembaruan informasi dari pencari kerja dan perusahaan.Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha sangat diperlukan untuk memastikan data ketenagakerjaan selalu diperbarui secara berkala.
“Kesadaran bersama untuk melaporkan kondisi ketenagakerjaan menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdampak,” katanya.
DPRD berharap, dengan basis data yang lebih akurat, program ketenagakerjaan di daerah dapat berjalan optimal dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (fz)
Komentar0