Muara Teweh, Nuansanysantara.com – DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mendorong percepatan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanaman Modal sebagai upaya memperkuat iklim investasi yang sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing di tingkat daerah.
Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri, menyatakan bahwa regulasi tersebut menjadi instrumen penting untuk memberikan kepastian hukum bagi investor sekaligus memastikan investasi berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Raperda ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjaga keseimbangan lingkungan,” ujarnya dalam kegiatan konsultasi publik di Muara Teweh, Kamis (16/4/2026).
Ia menekankan pentingnya pengaturan yang komprehensif, termasuk dalam mengantisipasi potensi konflik lahan yang kerap menjadi hambatan investasi di daerah.
Menurutnya, seluruh proses perizinan harus dilakukan secara transparan dengan memastikan status lahan dalam kondisi “clean and clear”.
Selain itu, penyusunan naskah akademik dinilai krusial agar Raperda memiliki dasar yang kuat secara filosofis, sosiologis, dan yuridis.
DPRD juga mendorong agar arah investasi tidak hanya bertumpu pada sektor ekstraktif, tetapi mulai bergeser ke sektor yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
DPRD berharap, melalui partisipasi berbagai pemangku kepentingan, Raperda ini dapat menjadi regulasi yang implementatif serta mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.DPRD Barito Utara Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Tekan Pengangguran. (fz)
Komentar0