GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

Empat Pelajar Barito Utara Lolos Seleksi Paskibraka Kalteng, Bupati Tekankan Semangat Kebangsaan


Muara Teweh, Nuansanusantara.com  – Empat pelajar terbaik asal Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, lolos mewakili daerah untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026. Keberhasilan itu menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda melalui program kaderisasi nasional.

Peserta yang lolos merupakan hasil seleksi ketat yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), berdasarkan Keputusan Panitia Pelaksana Pembentukan Paskibraka Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.

Empat pelajar yang akan mengikuti seleksi provinsi tersebut berasal dari sejumlah sekolah di Barito Utara, di antaranya Riyan Rakhmadani dari SMAN 1 Montallat, Endra Dharma Laksana dari SMAN 1 Muara Teweh, dan Dilan Ignasius dari SMAN 4 Muara Teweh.

Seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dijadwalkan berlangsung pada 4–7 Mei 2026 dengan tahapan meliputi tes wawasan kebangsaan, intelegensi umum, kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris, hingga uji kepribadian. Peserta yang lolos akan berpeluang melaju ke tingkat nasional.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menilai keterpilihan para siswa tersebut bukan sekadar prestasi individu, melainkan representasi kualitas generasi muda daerah dalam mengemban nilai-nilai kebangsaan.

“Terpilih sebagai calon Paskibraka adalah amanah besar. Mereka membawa nama daerah dan diharapkan menunjukkan disiplin, integritas, serta semangat cinta tanah air,” kata Shalahuddin di Muara Teweh, Senin (27/4/2026).

Ia menegaskan, Paskibraka bukan hanya identik dengan tugas pengibaran bendera saat peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter kepemimpinan, nasionalisme, dan jiwa Pancasila di kalangan pelajar.

Dalam arahannya, Shalahuddin menitipkan pesan kepada para peserta agar percaya pada kemampuan diri, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan disiplin, persatuan, dan kejujuran sebagai pegangan selama proses seleksi.

Kepala Bakesbangpol Barito Utara Rayadi menyebut seluruh peserta yang lolos merupakan hasil seleksi objektif dan transparan melalui berbagai tahapan penilaian.

Menurut dia, pemerintah daerah optimistis para peserta mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan menembus seleksi nasional.

“Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga proses menyiapkan generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan kuat dan jiwa kepemimpinan,” ujar Rayadi.

Program pembinaan Paskibraka dinilai menjadi salah satu instrumen strategis dalam membentuk kader muda berkarakter di tengah tantangan kebangsaan saat ini, sekaligus membuka ruang bagi daerah untuk melahirkan talenta-talenta muda berprestasi di tingkat nasional. (fz)

Komentar0

Type above and press Enter to search.