Menurut dia, survei tersebut dapat menjadi tolok ukur pemerintah daerah dalam mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh perangkat daerah maupun unit layanan publik.
“Pelayanan publik harus terus dibenahi agar semakin cepat, mudah, transparan, dan profesional. Masukan masyarakat melalui survei menjadi bahan evaluasi penting untuk peningkatan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu juga mengapresiasi keterlibatan perguruan tinggi dalam pelaksanaan survei guna menjaga objektivitas hasil evaluasi pelayanan publik.
Ia berharap hasil SKM dapat menjadi acuan pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan. (fz)
Komentar0