Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara resmi melepas kontingen untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Palangka Raya pada 15–23 Mei 2026.
Pelepasan kontingen dilakukan oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eveready Noor, di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Selasa (12/5/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Eveready Noor, ditegaskan bahwa Festival Budaya Isen Mulang bukan sekadar agenda seremonial tahunan atau ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya Dayak dan budaya lokal.
“Semangat Isen Mulang yang berarti pantang mundur dan pantang menyerah harus menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk tampil maksimal, disiplin, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Eveready Noor saat membacakan sambutan Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, official, dan pihak terkait yang telah mempersiapkan kontingen Barito Utara mengikuti festival budaya tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.
Menurutnya, seluruh anggota kontingen merupakan duta budaya daerah yang membawa nama baik Kabupaten Barito Utara sekaligus memperkenalkan kekayaan seni, budaya, dan olahraga tradisional kepada masyarakat luas.
“Saudara-saudara adalah duta budaya Kabupaten Barito Utara. Tunjukkan karakter masyarakat Barito Utara yang ramah, santun, berbudaya, dan penuh semangat kebersamaan,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Barito Utara, Pariadi AR, menyampaikan bahwa keikutsertaan kontingen mengacu pada Surat Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 500.13.2.5/BID.1/DISBUDPAR/V/2026 tentang Petunjuk Teknis Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2026.
Selain itu, pembentukan kontingen juga diperkuat melalui Keputusan Bupati Barito Utara Nomor 188.45/209/2026 tanggal 8 Mei 2026.
Pariadi menjelaskan, kontingen Barito Utara berjumlah 143 orang yang terdiri dari seniman, seniwati, atlet olahraga tradisional, pengrajin kenta dan uwei, pelatih, pendamping, serta official.
“Seluruh anggaran kegiatan dibebankan pada DPA Disbudparpora Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 melalui Bidang Kebudayaan serta Bidang Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” jelas Pariadi.
Ia menambahkan, seluruh peserta juga mendapatkan fasilitas berupa uang saku, penginapan, transportasi, kaos pertandingan, dan perlengkapan penunjang lomba.
Adapun cabang dan kegiatan yang akan diikuti kontingen Barito Utara meliputi Sepak Sawut, Balogo, Bagasing, Manyipet, Mangaruhi, Besei Kambe, Pawai Budaya, Parade Tari Kreasi, Parade Seni Lisan, Manjawet Uwei, Mangenta, hingga Jagau Nyai Kalimantan Tengah.
Pariadi mengakui pihaknya tetap berupaya memaksimalkan keikutsertaan kontingen meski dihadapkan pada keterbatasan dan efisiensi anggaran, termasuk dengan mengefektifkan personel pendukung untuk pawai budaya.
Pada kegiatan pelepasan tersebut juga dilakukan penyerahan pataka lambang daerah Barito Utara kepada ketua kontingen serta penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan atlet peserta FBIM 2026. (fz)
Komentar0