Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah melalui aplikasi WhatsApp dan media sosial.
Peringatan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan terkait oknum yang mencatut nama dan identitas Kepala Dinas Pendidikan untuk meminta sejumlah uang kepada masyarakat.
Kasus itu terungkap setelah seorang pengusaha menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara dan meminta bantuan dana sebesar Rp27 juta.
Kecurigaan muncul ketika pengusaha tersebut berupaya memastikan kebenaran identitas pengirim pesan dengan menanyakan nomor kontak resmi kepala dinas yang baru.
Menanggapi hal tersebut, M. Iman Topik menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta bantuan dana kepada masyarakat maupun pelaku usaha melalui nomor pribadi.
“Saya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon yang mengatasnamakan pejabat pemerintah. Apabila menerima pesan mencurigakan, segera lakukan verifikasi melalui saluran resmi pemerintah daerah,” kata M. Iman Topik, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, pelaku menggunakan foto profil dan identitas dirinya untuk meyakinkan calon korban. Bahkan, dalam sejumlah percakapan, oknum tersebut juga mengatasnamakan Sekretaris Dinas Pendidikan guna memperkuat modus penipuan yang dijalankan.
Pelaku disebut meminta sejumlah uang dengan alasan kebutuhan mendesak dan menjanjikan pengembalian dana dalam waktu singkat. Modus semacam ini dinilai kerap digunakan untuk memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat publik.
M. Iman Topik menegaskan bahwa seluruh komunikasi resmi terkait program pemerintah dilakukan melalui mekanisme dan kanal resmi, bukan melalui permintaan pribadi yang bersifat mendadak.
“Kami tidak pernah meminta bantuan dana ataupun data pribadi masyarakat melalui pesan WhatsApp pribadi. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya terhadap permintaan yang tidak wajar,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi, tidak melakukan transfer uang kepada pihak yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan akun atau nomor yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.
Berdasarkan informasi yang diterima, nomor yang digunakan pelaku yang mengaku sebagai Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara adalah 0813 8806 082, sedangkan nomor yang mengaku sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan adalah 0823 1941 3168.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap masyarakat semakin cermat dalam memverifikasi informasi dan tidak mudah terjebak berbagai modus kejahatan digital yang terus berkembang di ruang siber. (fz)
Komentar0