GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

Kesbangpol Barito Utara Ajak Masyarakat Gunakan BBM Subsidi Secara Tepat Sasaran



Muara Teweh, Nuansanusantara.com  – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, mengajak masyarakat untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara bijak dan tepat sasaran guna menjaga keberlanjutan energi nasional serta memastikan subsidi pemerintah benar-benar dinikmati masyarakat yang membutuhkan.

Dalam keterangannya di Muara Teweh, Kalimantan Tengah, Sabtu, Rayadi menegaskan bahwa BBM subsidi merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat kecil, sehingga penggunaannya harus sesuai peruntukan dan tidak disalahgunakan.

“BBM bersubsidi merupakan wujud kehadiran negara untuk membantu rakyat kecil dan masyarakat yang membutuhkan. Karena itu penggunaannya harus tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujarnya.

Ia menyoroti masih adanya praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, seperti penimbunan, penjualan ilegal, hingga penggunaan untuk kendaraan industri maupun kendaraan mewah. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan masyarakat luas.

Rayadi mengatakan, penyalahgunaan BBM subsidi secara tidak langsung telah mengurangi hak masyarakat kecil, termasuk petani, nelayan, dan warga kurang mampu yang bergantung pada subsidi pemerintah untuk menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Penyalahgunaan BBM subsidi bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan kepentingan masyarakat luas dan mencederai semangat keadilan sosial,” katanya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian BBM secara berlebihan karena pemerintah telah memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman.

“Belilah BBM secukupnya sesuai kebutuhan sehari-hari. Panic buying hanya akan menciptakan kelangkaan buatan dan menyebabkan antrean panjang,” ujarnya.

Rayadi menambahkan, pemerintah saat ini terus memperkuat pengawasan distribusi BBM subsidi melalui sistem digital seperti MyPertamina serta melibatkan koperasi desa dan koperasi nelayan sebagai penyalur resmi, terutama di wilayah terpencil dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengawasi distribusi BBM bersubsidi di lingkungan masing-masing dan melaporkan jika menemukan dugaan praktik penyalahgunaan.

Menurutnya, penggunaan energi secara bijak merupakan bagian penting dalam menjaga kedaulatan energi nasional dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (fz)

Komentar0

Type above and press Enter to search.