GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

UKW PWI Barito Utara Pecahkan Rekor Peserta di Kalteng



Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXIV yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Utara mencatat sejarah baru di Kalimantan Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMPN 1 Muara Teweh, Kamis (21/5/2026), diikuti sebanyak 45 wartawan dari jenjang muda, madya hingga utama.

Ketua PWI Barito Utara, H Deni Haryadi mengatakan, jumlah peserta UKW tahun ini menjadi yang terbanyak di Kalimantan Tengah. Tingginya antusiasme peserta dinilai menunjukkan semakin besarnya kesadaran wartawan terhadap pentingnya profesionalisme dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

“Informasi dari pengurus provinsi menyebutkan pelaksanaan UKW di Barito Utara kali ini memecahkan rekor peserta terbanyak di Kalimantan Tengah,” kata Deni Haryadi saat membuka kegiatan.

Dijelaskannya, peserta terdiri dari 24 wartawan jenjang muda, 15 jenjang madya dan 6 jenjang utama. Dengan jumlah tersebut, pelaksanaan UKW menghadirkan delapan penguji yang ditunjuk langsung Dewan Pers serta dua admin dari pusat.

“Biasanya hanya enam penguji, tetapi tahun ini meningkat menjadi delapan penguji. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.
Adapun penguji yang bertugas yakni H Suherlan, Wawan Djuwarna, Zaenal Helmie, Ratna Sari Dewi, H Haris Sadikin, Sun Rise Sinulingga, Pahit Naruttama dan Neni Maria.

Menurut Deni, UKW bukan sekadar formalitas memperoleh sertifikat, melainkan bagian penting dalam meningkatkan kompetensi, pemahaman etika dan tanggung jawab profesi wartawan dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.

“Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi saat ini, wartawan dituntut semakin profesional serta mampu menjaga kredibilitas,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan pihak perusahaan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Tengah, M Zainal menyebut pelaksanaan UKW di Barito Utara tahun ini menjadi yang terbesar di Kalteng karena untuk pertama kalinya membuka delapan kelas ujian.
“Biasanya enam kelas sudah maksimal. Ini pertama kalinya sampai delapan kelas,” ucapnya.

Menurutnya, UKW menjadi langkah nyata PWI dalam meningkatkan kualitas anggota agar tidak hanya mampu menulis berita, tetapi juga memahami etika, hukum pers dan tanggung jawab profesi.

“PWI ingin mencetak wartawan profesional dan beretika, bukan wartawan abal-abal. Banyaknya berita hoaks saat ini menjadi tantangan serius bagi dunia pers,” tandasnya. (fz)

Komentar0

Type above and press Enter to search.