GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

Bupati Shalahuddin Tinjau Lokasi Batara Expo 2026 dan Rencana Car Free Day di Muara Teweh



Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Bupati Kabupaten Barito Utara, H. Shalahuddin, didampingi Sekretaris Daerah Drs. Muhlis serta sejumlah kepala perangkat daerah, melaksanakan kegiatan gowes bersama pada Sabtu (20/6/2026).

Selain sebagai agenda rutin menjaga kebugaran, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau sejumlah lokasi strategis yang akan mendukung agenda pembangunan dan pelayanan publik di daerah.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah kawasan eks Bandara Beringin Muara Teweh yang direncanakan menjadi pusat pelaksanaan Batara Expo 2026. Rombongan juga meninjau beberapa ruas jalan yang akan dikaji sebagai lokasi penyelenggaraan Car Free Day (CFD) di Kota Muara Teweh.

Bupati H. Shalahuddin mengatakan kegiatan gowes bersama menjadi sarana efektif bagi jajaran pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus memastikan kesiapan berbagai program yang akan dilaksanakan.

“Selain menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk meninjau langsung berbagai lokasi yang akan digunakan dalam agenda pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Terkait persiapan Batara Expo 2026, Bupati meminta organisasi perangkat daerah yang terlibat agar segera melakukan langkah-langkah teknis, termasuk pembersihan dan penataan kawasan eks Bandara Beringin sehingga siap digunakan sebagai pusat kegiatan pameran dan promosi daerah.

Menurutnya, berbagai fasilitas pendukung seperti sanitasi, penerangan, serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi harus dipersiapkan sejak dini agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.
“Kita ingin Batara Expo tahun ini tidak hanya menjadi ajang promosi daerah, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM dan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, terkait rencana pelaksanaan Car Free Day, Bupati meminta Dinas Perhubungan bersama Satpol PP melakukan kajian teknis secara matang, terutama menyangkut rekayasa lalu lintas dan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

Ia menegaskan bahwa lokasi CFD harus mampu menghadirkan ruang publik yang aman dan nyaman tanpa mengganggu jalur utama transportasi maupun distribusi logistik.

“Tujuannya adalah menyediakan ruang interaksi dan rekreasi yang sehat bagi masyarakat, sekaligus mendorong pola hidup aktif dan lingkungan yang lebih baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung keberhasilan berbagai agenda pembangunan daerah. Seluruh kepala OPD diminta bekerja secara terintegrasi dan mempercepat tindak lanjut hasil peninjauan lapangan.

Ia juga meminta Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian untuk memperkuat publikasi sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi secara terbuka mengenai perkembangan berbagai program pemerintah daerah.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memastikan kesiapan pelaksanaan agenda strategis daerah sekaligus menghadirkan fasilitas dan ruang publik yang lebih nyaman, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.n(fz)

Komentar0

Type above and press Enter to search.