GpW8TSd0BUC5GfAlGfY8BUO9GA==

TPA Bunda Piara Barito Utara Masuk Nominasi Praktik Cerita Inspiratif Tingkat Nasional

Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Taman Penitipan Anak (TPA) Bunda Piara Kabupaten Barito Utara kembali mengukir prestasi dengan masuk nominasi Praktik Baik Cerita Inspiratif di Area Publik tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Sebagai bagian dari tahapan penilaian, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, bersama Kepala Dinas PPKBP3A Barito Utara, Silas Patiung, mendampingi Kepala Sekolah TK Bunda Piara mengikuti koordinasi, diskusi, dan wawancara pendalaman secara virtual dengan Tim Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga/BKKBN, Selasa (2/6/2026).

Dalam sesi tersebut, tim penilai melakukan pendalaman terhadap inovasi bertajuk “TAMASYA TPA Bunda Piara di Area Pasar”, yang dinilai memiliki nilai edukatif serta manfaat sosial bagi masyarakat.

Kepala Sekolah TK Bunda Piara, Endang Pursini, menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari kebutuhan para pedagang dan pekerja di lingkungan pasar yang memerlukan fasilitas pengasuhan anak yang aman dan nyaman.

“Melalui program ini, kami menghadirkan layanan pengasuhan sekaligus pendidikan anak usia dini yang mudah dijangkau masyarakat. Anak-anak memperoleh ruang belajar yang aman dan menyenangkan, sementara orang tua dapat bekerja dengan tenang,” ujarnya.

Menurut Endang, keberadaan TPA di kawasan publik menjadi salah satu solusi dalam memenuhi hak anak untuk mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang layak, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Hj Maya Savitri Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas terpilihnya TPA Bunda Piara sebagai salah satu nominasi tingkat nasional. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mendukung pembangunan keluarga dan perlindungan anak.

“Keberadaan TPA Bunda Piara di area publik merupakan bentuk kepedulian bersama dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus membantu orang tua yang bekerja agar tetap dapat memberikan pengasuhan yang optimal,” katanya.

Ia berharap inovasi yang dikembangkan TPA Bunda Piara dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menghadirkan fasilitas ramah anak yang terintegrasi dengan aktivitas masyarakat.

Kegiatan wawancara berlangsung interaktif dengan membahas berbagai aspek inovasi, manfaat program, hingga dampaknya bagi masyarakat. Hasil dari tahapan pendalaman tersebut akan menjadi salah satu dasar penentuan nominasi terbaik pada ajang Praktik Baik Cerita Inspiratif di Area Publik tingkat nasional tahun 2026. (fz)


Komentar0

Type above and press Enter to search.