Muara Teweh, Nuansanuaantara.com – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, mengapresiasi pelaksanaan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ) Jabatan Fungsional Guru dari Guru Ahli Muda ke Guru Ahli Madya Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium SMP Negeri 2 Muara Teweh dan diikuti 44 guru tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
"Kami memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara yang terus berkomitmen meningkatkan kompetensi guru melalui pelaksanaan UKKJ. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap guru yang naik jenjang benar-benar memiliki kompetensi sesuai standar yang ditetapkan," ujar Naruk Saritani, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, mekanisme uji kompetensi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel agar mampu menghasilkan guru-guru profesional yang siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
"Guru adalah ujung tombak peningkatan mutu pendidikan. Karena itu, proses kenaikan jenjang jabatan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus benar-benar berdasarkan kemampuan, integritas, dan profesionalisme yang dimiliki setiap guru," katanya.
Naruk berharap seluruh peserta UKKJ dapat menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas diri, bukan sekadar memenuhi persyaratan kenaikan jabatan.
"Ketika kompetensi guru meningkat, maka kualitas proses belajar mengajar juga akan semakin baik. Dampaknya tentu akan dirasakan langsung oleh peserta didik melalui peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Barito Utara," ujarnya.
Ia menambahkan, Komisi I DPRD Barito Utara akan terus mendukung berbagai program peningkatan kapasitas tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing.
Sebagai mitra kerja Dinas Pendidikan, DPRD Barito Utara berkomitmen mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang. (fz)
Komentar0