Ad

DPRD Barito Utara Apresiasi Pembagian 2.000 Masker oleh Korpri di Tengah Kabut Asap

Redaksi
Tambahkan
...
0
Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, memberikan apresiasi kepada Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DPK Korpri) Barito Utara atas aksi sosial pembagian 2.000 masker kepada masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Naruk, kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (30/8/2026) dan dilanjutkan pada Selasa (1/9/2026) tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak menurunnya kualitas udara di wilayah Muara Teweh dan sekitarnya.

Ia menilai kondisi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Barito Utara perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.

“Kami mengapresiasi kepedulian DPK Korpri Barito Utara yang turun langsung membagikan masker kepada masyarakat. Ini merupakan langkah yang sangat positif di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi,” ujar Naruk, Selasa (1/9/2026).

Politisi DPRD Barito Utara itu berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan diikuti dengan berbagai langkah lain untuk meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Naruk juga mengimbau warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara semakin memburuk. Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker dinilai penting untuk mengurangi paparan partikel berbahaya dari asap.

“Kesadaran masyarakat sangat diperlukan. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan. Gunakan masker dan jaga kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta mereka yang memiliki riwayat gangguan pernapasan,” katanya.

Selain perlindungan diri, Naruk menekankan pentingnya upaya pencegahan karhutla. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang dapat memicu kebakaran dan memperburuk kondisi udara.

“Kita berharap kabut asap ini segera berakhir. Karena itu, pencegahan kebakaran harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau kualitas udara dan mengambil langkah cepat apabila kondisi kabut asap semakin pekat.

“Yang paling utama adalah kesehatan dan keselamatan masyarakat. Semua pihak harus bersinergi menghadapi kondisi ini,” pungkasnya. (fz)

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar