Banjarmasin, Niansanusantara.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan industri. Kali ini, Pemkab Barito Utara melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop-UKM) bekerja sama dengan United Tractors (UT) School Banjarmasin menggelar pelatihan kelistrikan alat berat bagi 12 pencari kerja asal daerah tersebut.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnakertranskop-UKM Barito Utara, Ronald Aprianto, mewakili kepala dinas, di Training Center UT School Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (15/10/2026).
Program pelatihan berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 15 Oktober hingga 13 November 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja lokal agar memiliki keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, khususnya sektor pertambangan, infrastruktur, dan industri terkait.
Dalam sambutan Kepala Disnakertranskop-UKM Barito Utara, Agus Siswadi, yang dibacakan Ronald Aprianto, ditegaskan bahwa kerja sama dengan UT School merupakan langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus dan mampu bersaing di pasar kerja.
Menurutnya, penguatan kompetensi melalui pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.
Agus berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan disiplin, serius, dan penuh tanggung jawab. Dengan memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal, para peserta diharapkan mampu menguasai keterampilan yang diberikan instruktur dan menerapkannya ketika memasuki dunia kerja.
Selain membuka peluang untuk bekerja di perusahaan, keterampilan yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan usaha mandiri sesuai kompetensi yang dimiliki.
Usai pembukaan, Ronald Aprianto menjelaskan bahwa 12 peserta merupakan pencari kerja dari Muara Teweh dan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Barito Utara yang telah terdaftar pada dinas terkait.
Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan bimbingan dari instruktur UT School Banjarmasin yang berpengalaman di bidangnya. Pada tahap awal, mereka langsung mengikuti pembelajaran di kelas (classroom) sebagai dasar untuk memahami materi kelistrikan alat berat sebelum mendalami keterampilan teknis sesuai program pelatihan.
Ronald berharap para peserta dapat menyerap materi dengan baik, meningkatkan kemampuan teknis, serta memahami aspek keselamatan kerja yang menjadi bagian penting dalam bidang kelistrikan alat berat.
Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga memperkuat kesiapan mereka menghadapi persaingan kerja yang semakin menuntut tenaga kerja terampil dan kompeten.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Pimpinan UT School Banjarmasin, Kholiq Ashari, jajaran instruktur UT School Banjarmasin, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Teweh, Fajar Kunaefi, serta rombongan Disnakertranskop-UKM Kabupaten Barito Utara.
Pelaksanaan pelatihan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, Sistem Pelatihan Kerja Nasional, serta dokumen perencanaan dan penetapan peserta pelatihan Disnakertranskop-UKM Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2026.
Melalui kolaborasi dengan lembaga pelatihan yang memiliki kompetensi di bidangnya, Pemkab Barito Utara berharap semakin banyak pencari kerja lokal memperoleh akses terhadap pelatihan berkualitas, memiliki daya saing, dan mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pembangunan daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. (fz)
Posting Komentar