Muara Teweh, Nuansanusantara.com – DPRD Kabupaten Barito Utara dijadwalkan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Selasa, 14 Januari 2025, untuk membahas isu-isu mendesak di sektor pendidikan. RDP ini akan melibatkan Dinas Pendidikan, Asisten III Setda Barito Utara, Kepala BKPSDM, dan seluruh anggota DPRD Barito Utara.
Fokus utama dalam rapat tersebut mencakup:
1. Pemungutan tidak sesuai aturan yang dilakukan terhadap siswa SD dan SMP.
2. Kekurangan tenaga pendidik yang berdampak pada kualitas pembelajaran.
3. Program pemberian makanan bergizi untuk siswa.
4. Pengadaan jaringan internet berbasis satelit Starlink untuk mendukung ujian sekolah di wilayah terpencil.
Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, H. Benny Siswanto, menekankan urgensi penyelesaian permasalahan ini.
"Kami berharap Dinas Pendidikan segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini, terutama terkait kekurangan tenaga pengajar yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan. Selain itu, pemungutan yang tidak sesuai aturan harus segera dihentikan demi meringankan beban orang tua siswa," ujar H. Benny Siswanto, Senin (6/1/2025).
Ia juga menyambut baik rencana pengadaan jaringan internet Starlink, yang dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil.
"Dengan adanya Starlink, siswa di daerah terpencil dapat mengikuti ujian berbasis internet dengan lebih lancar, sehingga tidak ada lagi kendala teknis dalam proses pembelajaran," tambahnya.
DPRD Barito Utara berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan seluruh program pendidikan berjalan sesuai rencana. Tujuannya adalah menciptakan sistem pendidikan yang lebih merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.
Rapat ini diharapkan menghasilkan solusi konkret yang dapat segera diimplementasikan demi meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan di Barito Utara.(fz)
Posting Komentar