Muara Teweh, Nuansanusantara.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat sekaligus mendukung percepatan pencegahan stunting, gizi buruk, dan berbagai penyakit menular di kalangan anak usia sekolah.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Simamoraturahman, saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan bersama Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan, kepala sekolah, dan guru se-Kecamatan Lahei yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Lahei, pada Sabtu (11/7/2026).
Dalam paparannya, Simamoraturahman menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting sebagai tempat pembentukan perilaku hidup sehat sejak dini. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan terus mengembangkan berbagai program promotif dan preventif yang melibatkan peserta didik, guru, serta tenaga kesehatan di wilayah kerja masing-masing.
Salah satu program yang menjadi fokus adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah. Program tersebut mencakup edukasi cuci tangan pakai sabun, penyuluhan kesehatan lingkungan, pemeriksaan kebersihan kantin sekolah, hingga pembinaan sanitasi dan fasilitas pendukung kesehatan lainnya.
Menurutnya, penerapan PHBS secara konsisten dapat membentuk kebiasaan positif yang akan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan peserta didik dalam jangka panjang.
“Melalui penerapan PHBS di sekolah, kami ingin membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini sehingga peserta didik mampu menjaga kesehatan diri dan lingkungannya,” ujar Simamoraturahman.
Selain penguatan PHBS, Dinas Kesehatan juga terus mengoptimalkan berbagai program edukasi terkait pencegahan stunting, gizi buruk, dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan yang dilaksanakan oleh puskesmas di setiap wilayah kerja, termasuk penyuluhan kepada siswa, pemantauan kondisi kesehatan, serta peningkatan kesadaran masyarakat sekolah terhadap pentingnya pola hidup sehat.
Ia menjelaskan bahwa stunting masih menjadi salah satu isu prioritas pembangunan kesehatan nasional yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor pendidikan. Sekolah dinilai memiliki posisi strategis untuk menyampaikan edukasi gizi kepada peserta didik sekaligus mendorong keterlibatan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Sementara itu, dalam upaya pencegahan DBD, sekolah juga didorong untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit yang kerap meningkat pada musim tertentu.
Simamoraturahman menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan di sekolah sangat bergantung pada dukungan dan keterlibatan aktif para guru serta kepala sekolah. Sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan peserta didik setiap hari, guru memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat dan mengawasi penerapannya di lingkungan sekolah.
“Kegiatan kesehatan di sekolah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan para guru. Karena itu kami berharap sinergi antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, puskesmas, dan sekolah terus diperkuat demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Barito Utara terus membangun budaya hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari pendidikan karakter. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Melalui kolaborasi yang semakin erat antara sektor kesehatan dan pendidikan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi terwujudnya generasi masa depan yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Posting Komentar